SELAMAT JALAN AYAH
Ayah ku telah pergi.
Ibuku seorang diri.
Mengapa engkau pergi terlalu cepat.
Meninggalkan kami yang belum tahu taat.
Meninggalkan kami yang butuh bimbingan.
Untuk mencapai kesuksesan.
Kami hanya bisa berdo`a.
Agar engkau nyenyak di alam baka.
Sejak ayah meninggal dunia.
Rumah bagai kapal tak bernahkoda.
Dan para awak tidak tahu apa-apa.
Kami anak-anaknya.
Bagai ayam tidak ada induknya.
Kenangan indah bersama.
Hilang selamanya.
Bagai badai tiada habisnya.
Jika hal itu ku kenang.
Aku ingin menangis.
Sampai air mataku habis.
Aku ingin berteriak.
Sampai bumi retak.
Ayah....
Izinkan aku bertanya.
Jika ini kehendak yang kuasa.
Aku hanya bisa pasrah.
Dan berkata...
Selamat Jalan Ayah.
Tampilkan postingan dengan label Puisi untuk ayah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi untuk ayah. Tampilkan semua postingan
Senin, 21 Mei 2012
Jumat, 18 Mei 2012
AYAH
Ayah,,,,,,,,,,
tetesan keringat mu, yang menjadikan ku orang yang berguna,,,,,,,
keringat mu juga yang membesarkan ku,,,,,,,,,,,,,
Ayah,,,,,,,,,,
betapa besar nya kasi sayang mu,,,,,,
penorbanan mu,,,,
Ayah,,,,
tapi apa yang telah aku lakukan, aku sering membuat mu marah, sering membohongi mu, dan tak pernah mendengar nasehat mu,,,,
Ayah,,,,,
maafkan lah kesalahan ku, aku tak pernah sadar
Hinaan, cacian, dan semuanya, kau lalui demi mewujaud kan cita-cita ku.
Ayah
aku berjanji setelah aku sukses nanti aku
aku akan balas semua pengorbanan mu,,,,,,,,,,,,,ayah
tetesan keringat mu, yang menjadikan ku orang yang berguna,,,,,,,
keringat mu juga yang membesarkan ku,,,,,,,,,,,,,
Ayah,,,,,,,,,,
betapa besar nya kasi sayang mu,,,,,,
penorbanan mu,,,,
Ayah,,,,
tapi apa yang telah aku lakukan, aku sering membuat mu marah, sering membohongi mu, dan tak pernah mendengar nasehat mu,,,,
Ayah,,,,,
maafkan lah kesalahan ku, aku tak pernah sadar
Hinaan, cacian, dan semuanya, kau lalui demi mewujaud kan cita-cita ku.
Ayah
aku berjanji setelah aku sukses nanti aku
aku akan balas semua pengorbanan mu,,,,,,,,,,,,,ayah
AYAH
Terbayang lagi kini
saat ayah tercinta melepas kepergianku
walau ada bunda terhias di wajahmu
namun senyummu tetap tabah
di saat aku jauh
ketelulusan cintamu tertaih di sanu bari
doa ke ikhlasan mengalir di hidupku
membuat langkah ku tertujuh
ayah kini kubersimpuh di pusaranmu
maafkan anakmu tak sempat bahagiakanmu
ayah di saat segala tlah kurenggut kau telah pergih untuk selamanya
ya robi ku mohon padamu ampunilah segala dosanya
ya robi kupinta padamu jadikanlah dia ahli surgamu..
izinkan nanti kami berkumpul kembali
bahagia bersamanya di surgamu
bahagia bersamanya di surgamu
Langganan:
Postingan (Atom)